Semarang Dinilai Menarik Investor

  • 16 Februari 2012
Semarang dinilai menarik investor

Semarang-Kalangan pengusaha menilai saat ini Kota Semarang menjadi tempat yang mudah untuk memulai bisnis. Proses pelayanan perizinan yang mulai mudah menjadi daya tarik investor.

“Kemudahan dalam pelayanan perizinan di Kota Semarang memang belum berlalu baik. Nilainya masih tujuh. Tapi perkembangan yang lebih baik sudah ada” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, Heru Isnawan, kemarin.

Menurut dia, kemudahan perizinan hanya salah satu indikator sebagai kota yang disenangi investor. Banyak indikator lain yang dinilai sangat menunjang iklim investasi, misalnya upah tenaga kerja yang elbih rendah dibandingkan dengan Bandung atau Surabaya, dan keamanan yang kondusif.

“Gejolak di Semarang tidak seperti kota lain, lebih aman. Meskipun daya beli masyarakatnya kurang menonjol, tak jadi masalah bagi pengusaha karena investasi tidak iddentik dngan menjual produk dengan menjual produk di satu tempat” ujarnya.

Wali Kota Soemarmo HS menyatakan ada tiga hal yang ditekankan dalam proses perizinan, yakni kejelasan sebuah kepastian hukum. “Kalau da izin, kami langsung menindak lanjuti” tandasnya.

Selama proses pengajuan izin, lanjut dia, tetap ditekankan pada satu pintu supaya tidak berbelit-belit. Terpenting, tidak ada pungutan di luar ketentuan yang berlaku.

“Saya langsung tandatangani izinnya. Tahun lalu sudah tidak lagi ada keluhan investor soal keribetan proses perizinan. Kondusivitas Kota Semarang turut jadi penentu kemudahan investasi” tambahnya.

Kota Semarang yang masuk sepuluh besar kota paling mudah berbisnis berdasarkan penilaian International Finance Corporation (IFC), menurut dia, memberi dorongan untuk terus memperbaiki perizinan.

  • 16 Februari 2012

Artikel Lainnya

Cari Artikel